Ponorogo, 05 Februari 2026 — Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Ponorogo, Satria Putra Negara, S.IP., M.M., berkunjung ke Perpustakaan Kampus 2 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam rangka menjajaki kolaborasi pembuatan konten edukatif Ramadan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Content Ramadan yang digagas Dinas Kominfo dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perguruan tinggi, TNI–Polri, hingga masyarakat.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ponorogo mengembangkan program literasi digital yang menyasar kalangan anak muda dengan pendekatan yang lebih ringan dan tidak kaku. Program ini diawali dengan upaya meningkatkan jumlah follower media sosial resmi Kominfo agar pesan literasi digital dapat disampaikan secara lebih efektif kepada generasi muda.
Dalam wawancara dengan bu Eny supriati, Koordinator Perpustakaan Kampus 2 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Satria Putra Negara menjelaskan bahwa peningkatan follower menjadi langkah awal dalam pelaksanaan program literasi digital. “Program literasi digital ini kami mulai dari level awal anak muda. Salah satu caranya dengan meningkatkan follower, karena ketika program literasi digital dilaksanakan akan lebih mudah jika follower kami didominasi anak muda,” ungkapnya.
Satria mengungkapkan bahwa pihaknya secara aktif mengajak kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan konten digital yang edukatif namun dikemas secara ringan dan menarik bagi anak muda. “Kami mengajak stakeholder sebanyak mungkin untuk kolaborasi pembuatan konten, salah satunya UIN Ponorogo. Kami berharap ada talent konten pendek yang tayang di Ramadan, konten yang fun tapi tetap ada edukasinya,” ujarnya. Ia menambahkan, akun media sosial pemerintah selama ini cenderung formal, sehingga perlu pengemasan yang lebih enjoy agar dekat dengan generasi muda.
Menurut Satria, pendekatan ini dipilih agar program literasi digital tidak menimbulkan kejenuhan di tengah masyarakat. Melalui strategi tersebut, Dinas Kominfo berharap pesan-pesan literasi digital dapat diterima dengan lebih baik sekaligus membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menggunakan media digital secara bijak.
Lebih lanjut, Satria menegaskan bahwa kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital kaum muda. “melalui Content Ramadan ini kami berharap Follower kami dari kalangan anak muda lebih meningkat. Karena itu, kami memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Tiktok short untuk menyampaikan edukasi” jelasnya. Menurutnya, pendekatan yang ringan dan tidak monoton diharapkan mampu membuat masyarakat, khususnya generasi muda Ponorogo, lebih tertarik mengikuti akun resmi pemerintah.
Sementara itu, Eny Supriati, S.IP., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif kolaborasi dari Dinas Kominfo Kabupaten Ponorogo. “Kami mengucapkan terima kasih atas rawuhnya Dinas Kominfo. Ini sangat bagus, karena pemerintah hadir langsung ke kampus dan melibatkan mahasiswa sebagai anak muda dalam pengambilan konten edukasi,” tuturnya. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda, serta membawa manfaat edukatif yang berkelanjutan. “Mahasiswa nantinya bisa ikut menyebarkan informasi yang baik kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Semoga kerja sama ini membawa keberkahan,” pungkasnya. (ES)
